Sambangi Masjid Jami Parigi, Dai Polri Serukan Penolakan Radikalisme dan Jaga Kamtibmas

Palu Nesia – Dalam rangka menjaga situasi dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) serta mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran, Tim Da’i Polri melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus Sholat Duhur berjamaah dengan Imam dan Jami, Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (13/10/2024).

Tim Da’i Polri yang dipimpin oleh Aiptu Erwin L., bersama Aiptu Irwan, Aiptu Zulham dan Aiptu Arwin menyampaikan pesan penting kepada para jamaah dan Imam Masjid tentang pentingnya menjaga wilayah menjelang Kabupaten Parigi Moutong 2024.

Baca Juga:  Pelajar SMA Alkhaerat Uekuli Dibekali Wawasan Kebangsaan oleh Satgas Madago Raya

Mereka mengajak semua pihak untuk berkomitmen menolak paham radikal, separatis, dan kelompok intoleran yang berpotensi mengganggu stabilitas di wilayah tersebut.

“Kami mengajak seluruh jamaah dan Imam Masjid Jami untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah. Paham radikal, separatis dan intoleran merupakan ancaman serius yang harus kita tolak, karena dapat memecah belah persatuan dan merusak daerah,” ujar Aiptu Erwin.

Baca Juga:  Malam Pengantar Tugas, SIP 55 Polda Sulteng Siap Memberikan Warna Positif di Satuan Wilayah

Selain itu, Aiptu Erwin juga mengingatkan agar tetap waspada dan menjaga situasi Kamtibmas menjelang perhelatan 2024, serta tidak terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang berupaya memicu konflik.

“ adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga situasi yang kondusif agar berjalan dengan aman dan damai,” tambah Aiptu Erwin.

Ustadz Isbat Lapato, selaku Imam Masjid Jami, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Da’i Polri atas kunjungan dan pesan yang diberikan. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung Polri dalam menjaga di wilayah Parigi Moutong.

Baca Juga:  Pesan Damai dari Mimbar Masjid, Dai Polri Ajak Tingkatkan Iman dan Taqwa

“Kami siap bekerja sama dengan Polri dalam menjaga ketertiban dan menolak segala bentuk paham radikal yang dapat merusak ketenangan masyarakat,” ucap Ustadz Isbat.

Dengan kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam upaya menciptakan wilayah Kabupaten Parigi Moutong yang aman, damai, dan bebas dari pengaruh negatif paham radikalisme, separatis dan intoleransi.

banner

Komentar