Kapolsek Poso Pesisir Intensif Lakukan Deradikalisasi di Wilayah Eks Napiter

-News-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya melalui Kapolsek Poso Pesisir, Iptu Risdiyanto, terus memperkuat upaya deradikalisasi di wilayah hukum Poso Pesisir, Tengah, kegiatan ini diintensifkan untuk menjaga dan ketertiban masyarakat () di wilayah tersebut.

Pada Kamis, (10/10/), Kapolsek Poso Pesisir Iptu Risdiyanto didampingi Kanit Binmas Ipda Ramlin melakukan dengan warga binaan eks napiter, Irwan JJM Tabalu berlangsung di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Tabalu, Kecamatan Poso Pesisir.

Baca Juga:  Cegah Kenakalan Remaja dan Bahaya Radikalisme, Da'i Polri Gandeng SMAN 1 Parigi Utara

Diketahui Irwan, yang sebelumnya terlibat dalam kasus terorisme di wilayah Poso Pesisir, kini menetap kembali di Tabalu dan bekerja sebagai wirausaha.

Dalam pertemuan tersebut, Irwan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemulihan keamanan yang dilakukan oleh Satgas Ops Madago Raya. Ia juga siap membantu mencegah penyebaran paham , anti-Pancasila, serta kelompok-kelompok lainnya, termasuk Khilafatul Muslimin, di wilayah Poso Pesisir.

Selain itu, Irwan menyampaikan keprihatinannya atas permasalahan sosial lainnya, seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba, yang menurutnya perlu perhatian serius dari pihak keamanan agar tidak menjadi celah bagi masuknya paham radikal.

Baca Juga:  Pesan Kedamaian Satgas Madago Raya Warnai Perayaan Ultah Pura Dharma Sahpawita di Touna

Sementara itu, Kapolsek Poso Pesisir, Iptu Risdiyanto, menegaskan pentingnya pendekatan dalam upaya deradikalisasi ini.

“Kegiatan deradikalisasi bertujuan untuk membangun kembali kepercayaan dan keterlibatan masyarakat, khususnya para eks napiter, dalam menjaga keamanan di lingkungan mereka. Dukungan seperti yang diberikan oleh saudara Irwan sangat berarti dalam menciptakan situasi kondusif di wilayah Poso Pesisir,” ujarnya.

Iptu Risdiyanto juga menambahkan bahwa Polsek Poso Pesisir akan terus menjalin komunikasi intensif dengan warga binaan eks napiter dan untuk memastikan tidak ada ruang bagi penyebaran paham radikal di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Rotasi Ditubuh Polri, 6 Pejabat Polda Sulawesi Tengah Berganti, Berikut Daftarnya!

“Kami berharap masyarakat dapat menjadi mitra kami dalam melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, demi keamanan bersama,” lanjutnya.

Dengan adanya kerja sama dan dukungan warga binaan seperti Irwan, Satgas Ops Madago Raya berharap dapat mempersempit ruang gerak kelompok radikal dan menciptakan situasi Kamtibmas yang lebih kondusif di wilayah operasi khususnya Poso Pesisir.

banner

Komentar