Kapolsek Poso Pesisir Intensif Lakukan Deradikalisasi di Wilayah Eks Napiter

-News-
oleh

Palu Nesia – Satgas II Preemtif melalui , Iptu Risdiyanto, terus memperkuat upaya deradikalisasi di wilayah hukum Pesisir, Sulawesi Tengah, kegiatan ini diintensifkan untuk menjaga dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut.

Pada Kamis, (10/10/), Poso Pesisir Iptu Risdiyanto didampingi Kanit Binmas Ipda Ramlin melakukan sambang dan dengan warga binaan eks napiter, Irwan JJM Tabalu berlangsung di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Tabalu, Kecamatan Poso Pesisir.

Baca Juga:  Awali Tahun Baru 2025, Kapolda Sulteng Beri Penghargaan ke Satker dan Personel Berprestasi

Diketahui Irwan, yang sebelumnya terlibat dalam terorisme di wilayah Poso Pesisir, kini menetap kembali di Tabalu dan bekerja sebagai wirausaha.

Dalam pertemuan tersebut, Irwan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemulihan keamanan yang dilakukan oleh Satgas . Ia juga siap membantu mencegah penyebaran paham radikalisme, anti-Pancasila, serta kelompok-kelompok radikal lainnya, termasuk Khilafatul Muslimin, di wilayah Poso Pesisir.

Selain itu, Irwan menyampaikan keprihatinannya atas permasalahan sosial lainnya, seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba, yang menurutnya perlu perhatian serius dari pihak keamanan agar tidak menjadi celah bagi masuknya paham radikal.

Baca Juga:  Kapolsek Poso Pesisir Ajak Eks Napiter dan Tokoh Masyarakat Cegah Paham Radikalisme

Sementara itu, Kapolsek Poso Pesisir, Iptu Risdiyanto, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam upaya deradikalisasi ini.

“Kegiatan deradikalisasi bertujuan untuk membangun kembali kepercayaan dan keterlibatan masyarakat, khususnya para eks napiter, dalam menjaga keamanan di lingkungan mereka. Dukungan seperti yang diberikan oleh saudara Irwan sangat berarti dalam menciptakan situasi kondusif di wilayah Poso Pesisir,” ujarnya.

Iptu Risdiyanto juga menambahkan bahwa Polsek Poso Pesisir akan terus menjalin komunikasi intensif dengan warga binaan eks napiter dan simpatisan untuk memastikan tidak ada ruang bagi penyebaran paham radikal di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Dai Polri Satgas Madago Raya Bantu Sarana Keagamaan untuk Anak-anak TPA di Poso

“Kami berharap masyarakat dapat menjadi mitra kami dalam melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, demi keamanan bersama,” lanjutnya.

Dengan adanya kerja sama dan dukungan warga binaan seperti Irwan, Satgas Ops Madago Raya berharap dapat mempersempit ruang gerak kelompok radikal dan menciptakan situasi Kamtibmas yang lebih kondusif di wilayah operasi khususnya Poso Pesisir.

banner

Komentar