Kapolsek Poso Pesisir Intensif Lakukan Deradikalisasi di Wilayah Eks Napiter

-News-
oleh

Nesia – Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya melalui Kapolsek Poso Pesisir, Iptu Risdiyanto, terus memperkuat upaya deradikalisasi di wilayah hukum Poso Pesisir, Sulawesi Tengah, kegiatan ini diintensifkan untuk menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut.

Pada Kamis, (10/10/2024), Kapolsek Iptu Risdiyanto didampingi Kanit Binmas Ipda Ramlin melakukan sambang dan silaturahmi dengan warga binaan eks napiter, Irwan JJM Tabalu berlangsung di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Tabalu, Kecamatan Poso Pesisir.

Diketahui Irwan, yang sebelumnya terlibat dalam kasus terorisme di wilayah Poso Pesisir, kini menetap kembali di Tabalu dan bekerja sebagai wirausaha.

Baca Juga:  Tindak Tegas Tambang Ilegal, Polda Sulteng Amankan 7 Alat Berat di Parigi Moutong 

Dalam pertemuan tersebut, Irwan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemulihan yang dilakukan oleh Satgas Ops Madago Raya. Ia juga siap membantu mencegah penyebaran paham radikalisme, anti-Pancasila, serta kelompok-kelompok radikal lainnya, termasuk Khilafatul Muslimin, di wilayah Poso Pesisir.

Selain itu, Irwan menyampaikan keprihatinannya atas permasalahan sosial lainnya, seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba, yang menurutnya perlu perhatian serius dari pihak agar tidak menjadi celah bagi masuknya paham radikal.

Baca Juga:  Seri 3 Roadrace Piala Kapolda Sulteng Resmi Ditutup, Ini Daftar Pemenangnya!

Sementara itu, Kapolsek Poso Pesisir, Iptu Risdiyanto, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam upaya deradikalisasi ini.

“Kegiatan deradikalisasi bertujuan untuk membangun kembali kepercayaan dan keterlibatan masyarakat, khususnya para eks napiter, dalam menjaga di lingkungan mereka. Dukungan seperti yang diberikan oleh saudara Irwan sangat berarti dalam menciptakan situasi kondusif di wilayah Poso Pesisir,” ujarnya.

Iptu Risdiyanto juga menambahkan bahwa Polsek akan terus menjalin komunikasi intensif dengan warga binaan dan simpatisan untuk memastikan tidak ada ruang bagi penyebaran paham radikal di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Polda Sulteng Siaga Hadapi Potensi Gejolak Sosial Akibat Isu Global Jelang May Day

“Kami berharap masyarakat dapat menjadi mitra kami dalam melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, demi bersama,” lanjutnya.

Dengan adanya kerja sama dan dukungan warga binaan seperti Irwan, Satgas Ops Madago Raya berharap dapat mempersempit ruang gerak kelompok radikal dan menciptakan situasi Kamtibmas yang lebih kondusif di khususnya Poso Pesisir.

banner

Komentar