Cegah Radikalisme, Dai Polri Jalin Silaturahmi Jamaah Masjid At-Taubah di Parimo

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah dan mencegah penyebaran paham , Tim Da'i Polri secara aktif melakukan kegiatan dan sosialisasi di tengah masyarakat.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Dzuhur berjamaah dan dengan At-Taubah, Dusun 3, Desa Tolai, Kecamatan Torue, pada Sabtu (12/10/).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga dan ketertiban serta menangkal segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu keharmonisan masyarakat.

Baca Juga:  Kolaborasi Pencegahan Radikalisme, Satgas Madago Raya Gandeng Kemenag Sigi

Dalam kesempatan tersebut, Tim Da'i Polri yang terdiri dari Aiptu Erwin, Aiptu Irwan, Aiptu Zulham, dan Aiptu Arwin menyampaikan pentingnya menjaga , menolak segala bentuk radikalisme, dan bersama-sama menjaga keamanan menjelang .

Dalam kesempatannya, Aiptu Erwin mengatakan kondusivitas wilayah sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah. Mari kita bersama-sama menjaga situasi yang aman dan nyaman.

Baca Juga:  Jaga Harmoni di Tanah Sintuwu Maroso, Satgas Madago Raya Rangkul Eks Napiter Lewat Aksi Sosial

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Mari kita wujudkan yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Aiptu Erwin.

Aiptu Erwin juga menambahkan melalui kegiatan sambang ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat dan mengetahui apa saja yang menjadi harapan dan kebutuhan mereka.

“Silaturahmi adalah kunci untuk membangun hubungan yang harmonis dan saling percaya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme, Satgas Madago Raya Gelar FGD Interdenominasi Gereja di Poso

Imam Masjid At-Taubah, Ustad Bukhari, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Tim Da'i Polri yang aktif melakukan kegitan dalam upaya menjaga kondusivitas.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan kegiatan yang dilakukan oleh Bapak-bapak Polisi. Kami siap bekerja sama dengan Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kami,” ungkap Ustad Bukhari.

banner

Komentar