Cegah Radikalisme, Dai Polri Jalin Silaturahmi Jamaah Masjid At-Taubah di Parimo

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah dan mencegah penyebaran paham radikalisme, Tim Da’i secara aktif melakukan kegiatan sambang dan sosialisasi di tengah masyarakat.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Dzuhur berjamaah dan silaturahmi dengan jamaah Masjid At-Taubah, Dusun 3, Desa Tolai, Kecamatan Torue, pada Sabtu (12/10/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat antara dan dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta menangkal segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu keharmonisan masyarakat.

Baca Juga:  Tim Da'i Polri Sosialisasikan Moderasi Beragama di SMA Negeri 1 Poso

Dalam kesempatan tersebut, Tim Da’i yang terdiri dari Aiptu Erwin, Aiptu Irwan, Aiptu Zulham, dan Aiptu Arwin menyampaikan pentingnya menjaga toleransi, menolak segala bentuk radikalisme, dan bersama-sama menjaga keamanan menjelang Pilkada.

Dalam kesempatannya, Aiptu Erwin mengatakan kondusivitas wilayah sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah. Mari kita bersama-sama menjaga situasi yang dan nyaman.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-78, Polda Sulteng Gelar Doa Bersama Lintas Agama

“Kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Mari kita wujudkan Parigi Moutong yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Aiptu Erwin.

Aiptu Erwin juga menambahkan melalui kegiatan sambang ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat dan mengetahui apa saja yang menjadi harapan dan kebutuhan mereka.

“Silaturahmi adalah kunci untuk membangun hubungan yang harmonis dan saling percaya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Inflasi Sulteng Terkendali, Sekdaprov Apresiasi Kinerja TPID

Imam Masjid At-Taubah, Ustad Bukhari, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Tim Da’i yang aktif melakukan kegitan dalam upaya menjaga kondusivitas.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan kegiatan yang dilakukan oleh Bapak-bapak Polisi. Kami siap bekerja sama dengan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kami,” ungkap Ustad Bukhari.

banner

Komentar