Cegah Radikalisme, Dai Polri Jalin Silaturahmi Jamaah Masjid At-Taubah di Parimo

-News, Religi-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya menjaga kondusivitas wilayah dan mencegah penyebaran paham radikalisme, Tim Da’i Polri secara aktif melakukan kegiatan sambang dan di tengah masyarakat.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah sholat Dzuhur berjamaah dan dengan jamaah Masjid At-Taubah, Dusun 3, Desa Tolai, Kecamatan Torue, pada Sabtu (12/10/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Polri dan dalam menjaga dan ketertiban serta menangkal segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu keharmonisan masyarakat.

Baca Juga:  Kunjungi Poskotis Tokorondo, Kapolda Sulteng Beri Motivasi seluruh Personel Operasi Madago Raya

Dalam kesempatan tersebut, Tim Da’i Polri yang terdiri dari Aiptu Erwin, Aiptu Irwan, Aiptu Zulham, dan Aiptu Arwin menyampaikan pentingnya menjaga toleransi, menolak segala bentuk radikalisme, dan bersama-sama menjaga menjelang Pilkada.

Dalam kesempatannya, Aiptu Erwin mengatakan kondusivitas wilayah sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah. Mari kita bersama-sama menjaga situasi yang aman dan nyaman.

Baca Juga:  Wakapolda Resmi Lantik 129 Bintara Polri SPN Polda Sulteng

“Kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Mari kita wujudkan yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Aiptu Erwin.

Aiptu Erwin juga menambahkan melalui kegiatan sambang ini, kami ingin lebih dekat dengan dan mengetahui apa saja yang menjadi harapan dan kebutuhan mereka.

“ adalah kunci untuk membangun hubungan yang harmonis dan saling percaya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Semai Kedamaian dengan Al-Quran, Dai Polri Sambangi Masjid At-Taqwa Poso

Imam Masjid At-Taubah, Ustad Bukhari, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Tim Da’i Polri yang aktif melakukan kegitan dalam upaya menjaga kondusivitas.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan kegiatan yang dilakukan oleh Bapak-bapak Polisi. Kami siap bekerja sama dengan Polri untuk menjaga dan ketertiban di wilayah kami,” ungkap Ustad Bukhari.

banner

Komentar