Satgas Madago Raya Persempit Ruang Gerak Radikalisme Melalui Patroli Jalur Klasik di Poso

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya mempersempit ruang gerak kelompok radikalisme dan , Tim Alfa 1 dari Satgas III Preventif Ops Madago Raya melaksanakan di wilayah Maetangi hingga Kampung Maros dan Uwelempe di Kabupaten Poso, Minggu (22/9/2024).

Patroli jalur klasik ini merupakan bagian dari strategi preventif yang dijalankan oleh Tim Alfa 1 dipimpin oleh Bripka Alfrits F. Binuni selama operasi berlangsung.

Tujuannya adalah untuk memantau dan memastikan tidak adanya aktivitas kelompok radikalisme dan intoleran yang berpotensi mengganggu stabilitas di wilayah tersebut. Patroli akan dilaksanakan secara berkelanjutan selama 7 hingga 10 hari, dengan tim yang bergantian agar pengawasan tetap intensif dan efektif.

Baca Juga:  5 Partai Politik di Sulawesi Tengah Berhak Usung Calon Secara Mandiri

Menurut Kaposko Operasi Madago Raya, Kompol Robi Utomo menyampaikan, bahwa wilayah patroli ini dipilih karena dianggap sebagai jalur potensial bagi pergerakan kelompok yang menjadi target operasi.

“Kami berupaya untuk mempersempit ruang gerak mereka dan memberikan rasa aman bagi di sekitar wilayah Maetangi, Maros, dan Uwelempe,” ujar Kompol Robi Utomo.

Baca Juga:  Upacara Tabur Bunga dan Bhakti Sosial Warnai Semarak Hari Bhayangkara ke-78 di Poso

Kompol Robi Utomo juga menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri melalui Ops Madago Raya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap kondusif, terutama menjelang berbagai agenda penting di .

juga memastikan akan terus melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat setempat guna meningkatkan kewaspadaan dan memberikan pemahaman terkait bahaya dan intoleran,” ungkapnya.

Kaposko Ops Madago Raya menyampaikan terhadap kinerja tim di lapangan. Patroli jalur klasik ini adalah salah satu upaya konkret kami dalam menjaga wilayah dari ancaman radikalisme dan intoleransi.

Baca Juga:  Sinergi Tiga Pilar Mencegah Radikalisme di Poso

terus berkomitmen untuk memastikan bahwa wilayah operasi tetap aman. Kami mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat keamanan dalam memberikan informasi dan menjaga lingkungan mereka dari paham radikal. Keterlibatan masyarakat aktif sangat diperlukan guna menjaga , terutama menjelang agenda-agenda penting yang akan datang,” pungkasnya.

banner

Komentar