Dai Polri Sambangi Tomas, Tangkal Paham Radikal dan Intoleransi di Kabupaten Parimo

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) menjelang Pemilihan () 2024, Tim Da'i Polri melaksanakan kegiatan dengan tokoh masyarakat (Tomas) Desa Pombalowo, Kecamatan Parigi, , Sabtu (21/9/2024).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk menjalin kerjasama dengan para tokoh lokal guna menangkal paham dan intoleransi yang berpotensi masuk ke wilayah tersebut.

Tim Da'i Polri yang terdiri dari Aiptu Erwin L., Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham, bertemu dengan tokoh masyarakat Bapak Noldi, guna membahas langkah-langkah pencegahan radikalisme serta peran penting tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang Pilkada.

Baca Juga:  Kapolri Naikkan Pangkat 22 Pati dan 211 Pamen, Dipenghujung Tahun 2023

Dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Bapak Noldi, Tim Da'i Polri menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dalam memberikan pemahaman kepada warga terkait bahaya paham radikal dan intoleran, serta ancaman berita hoaks yang sering muncul di masa-masa politik.

Tim Polri melalui Aiptu Erwin menyampaikan, bahwa dukungan dari tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk mengedukasi warga mengenai dampak negatif radikalisme dan intoleransi.

“Peran Bapak Noldi sebagai tokoh masyarakat sangat penting dalam menyebarkan pemahaman yang benar kepada warga, terutama menjelang Pilkada. Kita ingin masyarakat memahami bahaya dari paham-paham yang dapat memecah belah dan menimbulkan konflik,” ujarnya.

Baca Juga:  Langkah Positif untuk Warga Binaan di Poso, Pembuatan SIM Sebagai Bagian dari Reintegrasi Sosial

Selain itu, Tim Da'i Polri juga mengajak para tokoh untuk turut serta dalam menyampaikan bahaya berita hoaks yang kerap digunakan oleh kelompok tertentu untuk memprovokasi masyarakat. Menurut mereka, penyebaran hoaks dapat memperkeruh suasana dan berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.

Tokoh Masyarakat Bapak Noldi, menyambut baik kehadiran Tim Da'i Polri dan mengapresiasi langkah Polri melalui dalam menjalin silaturahmi dengan para tokoh. Ia juga menyatakan siap mendukung penuh Polri dalam menciptakan keamanan yang kondusif di Desa Pombalowo dan sekitarnya.

“Saya berterima kasih kepada Tim Da'i Polri atas kunjungannya. Kami selaku tokoh masyarakat siap membantu Polri khususnya Satgas Madago Raya dalam menjaga keamanan dan mencegah paham radikal serta intoleran yang dapat merusak persatuan di tengah masyarakat,” kata Noldi.

Baca Juga:  Ahli Psikologi Forensik: Penggunaan Istilah Persetubuhan Anak Oleh Pihak Polda Sulawesi Tengah 100 Persen Tepat

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kerjasama yang kuat antara Polri dan tokoh masyarakat untuk menjaga situasi yang aman dan damai, tidak hanya saat Pilkada tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan sinergi yang terjalin, diharapkan paham radikal dan intoleransi tidak mendapatkan tempat di masyarakat Desa Pombalowo dan sekitarnya, serta Pilkada Parigi Moutong dapat berlangsung dengan aman dan damai.

banner

Komentar