Polda Sulteng Komitmen Tindak PETI, Ajak Aliansi Peduli Lingkungan Turun Lapangan

-News-
oleh

Palu Nesia – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimus) Kombes Pol. Bagus Setiyawan menyatakan komitmennya untuk menindak Pertambangan Tanpa Ijin (PETI) di Parigi Moutong.

Hal itu diungkapkan Dirreskrimsus Polda Sulteng itu, saat menerima 6 (enam) orang perwakilan pengunjuk rasa di Polda Sulteng dari Aliansi Lingkungan Parigi Moutong di Ruang Rapat Ditreskrimsus, Senin (9/9/2024)

“Terima kasih informasi yang diberikan adik-adikku sekalian, terkait pertambangan tanpa ijin di wilayah Parigi Moutong,” kata Kombes Pol. Bagus Setiyawan.

Baca Juga:  Da'i Polri Sambangi Imam Masjid Nurul Salam, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Lawan Radikalisme

Bagus juga menyebut, Informasi terkait pertambangan tanpa ijin di Parigi Moutong baik di Moutong, Bolano Lambonu maupun Kayu Boko sudah kami ketahui. Dan baru-baru ini tim gabungan terdiri dari Ditreskrimsus, Bidpropam, POM dan tanggal 20 Agustus lalu juga pernah turun ke lapangan.

“Hasil pengecekan di lapangan memang benar saat kami turun di beberapa lokasi di Moutong, ada bekas aktifitas pertambangan tanpa ijin di Wilayah Kec. Moutong. Benar ada alat berat tapi kondisi rusak,” ujarnya

Oleh karenanya ia meminta kerjasama dengan Aliansi Lingkungan, untuk terus memberikan informasi dan turun bersama-sama ke lokasi pertambangan tanpa ijin.

Baca Juga:  Kunjungi Pos Kamtibmas, Kaops Madago Raya: Jaga Hubungan Baik dengan Masyarakat

“Polda Sulteng siap bekerjasama dengan adik-adik sekalian dari Alinasi Pemerhati Lingkungan. Kita turun bersama untuk menindak pelaku pertambangan tanpa ijin ini,” ajak Bagus kepada para perwakilan.

Bapak Kapolda Sulteng sangat berkomitmen segala bentuk yang illegal akan dilakukan penindakan, termasuk pertambangan tanpa ijin, pungkasnya.

Untuk diketahui, Aliansi Peduli Lingkungan Parigi Moutong, melakukan aksi unjuk rasa di depan Polda Sulteng terdiri dari gabungan Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Paguyuban Masyarakat Moutong dan Bolano Lambonu, dipimpin Korlap Randi Al-Bakir

Baca Juga:  Tim Dai Polri Ajak Tokoh Masyarakat Kampal Bersatu Tangkal Paham Radikal

Aksi yang merekan lakukan sebagai bentuk protes terhadap kegiatan pertambangan emas yang diduga tidak memiliki izin di Desa Lobu, Kecamatan Moutong Parigi Moutong.

Aliansi Peduli Lingkungan Parigi Moutong juga mendesak Polda Sulteng untuk mengusut tuntas dan menghentikan aktivitas PETI di Seluruh wilayah Parigi Moutong, khususnya PETI yang ada di Kecamatan Moutong dan Kecamatan Bolano Lambunu.

banner

Komentar