Tim Da’i dan Pendeta Polri Meriahkan HUT RI di Pondok Pesantren Ittihaadul Ummah

-News-
oleh

Moutong – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Tim Da'i dan Pendeta Polri II Preemtif Ops Madago Raya turut memeriahkan suasana dengan menggelar lomba di Pondok Pesantren Ittihaadul Ummah Parigi, Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Kamis (15/8/).

Lomba yang digelar meliputi baca puisi dan baca teks Proklamasi. Kedua lomba ini berhasil menarik antusiasme para Pondok Pesantren Ittihaadul Ummah. Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh pimpinan pondok, kepala sekolah, dewan guru, seluruh santri, serta masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Briptu YS Ungkap Isu Anggaran, Ini Penjelasan Polda Sulteng!

Tim juri lomba terdiri dari Aiptu Zulham dan Bripka Melkhi J Maengkom, keduanya merupakan anggota Satgas II Preemtif Ops Madago Raya. Kehadiran mereka semakin menambah semarak acara dan memberikan semangat bagi para lomba.

Kasubsatgas Ops amadago Raya, AKP Basirun Laele mengataka, kegiatan lomba ini merupakan salah satu bentuk sinergitas antara Polri dengan lembaga keagamaan.

“Kegiatan lomba ini merupakan salah satu bentuk sinergitas antara Polri dengan lembaga pendidikan keagamaan,” ujar AKP Basirun Laele, Jumat (16/8/2024).

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Berperan Aktif Dukung Program Asta Cita Presiden RI untuk Ketahanan Pangan

AKP Basirun Laele, juga menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, Polri ingin menunjukkan bahwa penegak hukum tidak hanya bertugas menjaga dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif berperan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kasubsatgas Humas menerangkan, kegiatan lomba ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai bentuk penguatan dan cinta tanah air di kalangan , khususnya para santri.

Baca Juga:  Cegah Paham Radikal, Dai Polri Sambangi Masjid Alkhairaat Touna Perkuat Keamanan dan Kerukunan

“Lomba ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda, khususnya para santri,” terang AKP Basirun Laele.

Melalui lomba, diharapkan dapat menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kreativitas para peserta.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mempererat tali silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini,” tandasnya.

banner

Komentar