Satgas Madago Raya Gencarkan Razia Kendaraan, Deteksi Bahan Berbahaya di Wilayah Operasi

-News-
oleh

Nesia – III Preventif Ops secara intensif melaksanakan kendaraan di empat pos Kamtibmas wilayah operasi di Poso. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Selasa (20/8/).

Razia ini menargetkan berbagai jenis pelanggaran, termasuk pemeriksaan terhadap orang yang dicurigai, serta deteksi bahan peledak (Handak), senjata api (), dan bahan berbahaya lainnya.

Baca Juga:  Cegah Peredaran Senjata Api, Polsek Poso Pesisir Selatan Gelar Razia Kendaraan

Kasubsatgas Humas Operasi Madago Raya, AKP Basirun Laele, dalam keterangannya menyatakan, kegiatan razia ini merupakan bagian dari upaya preventif kami untuk meminimalisir segala bentuk ancaman yang bisa mengganggu Kamtibmas.

“Razia ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut tetap terjaga. Kami akan terus meningkatkan intensitas pengawasan di wilayah ini demi menciptakan lingkungan yang dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” ujar AKP Basirun Laele.

Baca Juga:  Tiba di Riyadh, Jokowi Bakal Hadiri KTT Luar Biasa OKI Bahas Krisis Gaza Akibat Agresi Brutal Israel

AKP Basirun Laele juga menanmbahkan, seluruh kendaraan yang melintas di lokasi razia diperiksa dengan cermat oleh petugas guna memastikan tidak ada barang-barang ilegal atau berbahaya yang dapat mengancam keamanan masyarakat.

“Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat dan mencegah terjadinya tindak kriminal yang meresahkan,” ungkap AKP Basirun Laele.

Baca Juga:  Gema Pelajar Cinta NKRI, SMAN 1 Balinggi Juara Lomba PBB, Mina Juara di Lomba Pidato Madago Raya

Lebih lanjut, AKP Basirun Laele menerangkan agar kegiatan razia ini dapat membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya peran serta dalam menjaga keamanan.

“Kami berharap dengan adanya razia ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya kerjasama dengan aparat keamanan, sehingga tercipta lingkungan yang aman, dan kondusif,” tandasnya.

banner

Komentar