Satgas Madago Raya Gencarkan Razia Kendaraan, Deteksi Bahan Berbahaya di Wilayah Operasi

-News-
oleh

Palu Nesia – III Preventif secara intensif melaksanakan razia di empat wilayah operasi di Kabupaten Poso. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (), Selasa (20/8/2024).

Razia ini menargetkan berbagai jenis pelanggaran, termasuk pemeriksaan terhadap orang yang dicurigai, serta deteksi bahan peledak (Handak), senjata api (Senpi), dan bahan berbahaya lainnya.

Baca Juga:  Imam Masjid dan Pegawai Syara' di Touna Dibekali Pengetahuan untuk Menangkal Radikalisme

Kasubsatgas Operasi , AKP Basirun Laele, dalam keterangannya menyatakan, kegiatan razia ini merupakan bagian dari upaya preventif kami untuk meminimalisir segala bentuk ancaman yang bisa mengganggu Kamtibmas.

“Razia ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut tetap terjaga. Kami akan terus meningkatkan intensitas pengawasan di wilayah ini demi menciptakan lingkungan yang dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” ujar AKP Basirun Laele.

Baca Juga:  Cek Kesehatan Berkala, Kasubsatgas Dokkes: Kesehatan Personel Prioritas Utama Sebelum Patroli Jalur Klasik

AKP Basirun Laele juga menanmbahkan, seluruh kendaraan yang melintas di lokasi razia diperiksa dengan cermat oleh petugas guna memastikan tidak ada barang-barang atau berbahaya yang dapat mengancam keamanan masyarakat.

“Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat dan mencegah terjadinya tindak kriminal yang meresahkan,” ungkap AKP Basirun Laele.

Baca Juga:  Santri Pondok Pesantren Darul Mukhlisin Terima Pesan Kamtibmas dari Tim Da'i Polri

Lebih lanjut, AKP Basirun Laele menerangkan agar kegiatan razia ini dapat membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya peran serta dalam menjaga keamanan.

“Kami berharap dengan adanya razia ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya kerjasama dengan aparat keamanan, sehingga tercipta lingkungan yang aman, dan kondusif,” tandasnya.

banner

Komentar