Pendaftaran Pilgub Sulteng, KPU Batasi Hanya 25 Simpatisan yang Diizinkan Masuk

-News-
oleh

Nesia – Komisi Pemilihan Umum () Sulawesi Tengah menetapkan aturan ketat terkait jumlah yang boleh mendampingi pasangan calon dan wakil gubernur saat pendaftaran.

“Skema pengamanan saat pendaftaran, bahwa ruang yang ada di KPU akan disterilkan. Cukup hanya pihak panitia, media dan pasangan calon bersama simpaitasannya berjumlah 25 orang, dan dilengkapi id card. Sementara simpatisan lainnya menunggu di luar kantor KPU,” ungkap Ketua KPU Sulteng, Risvirenol kepada sejumlah wartawan usai pelaksanaan Rapat koordinasi kesiapan pengamanan pendaftaran gubernur dan wakil gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu (25/8/).

Baca Juga:  Pelajar SMA Negeri 3 Poso Diberi Wawasan tentang Bela Negara dan Cegah Radikalisme oleh Da'i Polri

Pembatasan kuota simpatisan yang akan mendampingin pasangan calon saat mendaftar pada tanggal 27 hingga 29 Agustus 2024 sebut Risvirenol, berdasarkan laporan pihak , bahwa para kandidat dikabarkan akan membawa masssa hingga ribuan orang.

Sehingga pihaknya melakukan antispasi untuk mengurai konsentrasi massa saat proses pendaftaran di kantor KPU Sulteng. Pada tanggal 27 hingga 29 Agustus nantinya, juga akan dilakukan penutupan jalan di lokasi kantor KPU Sulteng, hingga pukul 23.59 WITA.

Baca Juga:  FKUB Sulteng Sosialisasikan Moderasi Beragama di Kabupaten Donggala

Untuk jumlah personil yang akan melakukan penganan saat pendaftaran sebut Risvirenol, melibatkan pihak kepolisian, , Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan.
Selain itu, mekanisme pengamanan saat pendaftaran menggunakan metal detektor.

“Informasi saat ini jumlah personil Polri yang akan melakukan pengamanan saat pendaftaran, berjumlah 30 orang. Sementara pihak TNI belum diketahui berapa personil yang akan turun. Untuk Satpol PP dan Dishub, kami akan mengirimkan surat dulu,” jelasnya.

Baca Juga:  Kampanye Capres Ganjar Pranowo, Polda Sulteng Siagakan 812 Personel

Olehnya, sebelum pelaksanaan kegiatan pendaftaran calon Pilgub, para awak media diharapkan agar melapor ke pihak KPU Sulteng, untuk mendapatkan id card.
Rapat koordinasi dihadiri pihak Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, KOREM 132 Tadulako, , Satpol PP, Dishub Sulteng.**(FN)

banner

Komentar