Generasi Muda LDII Dibekali Wawasan Bahaya Radikalisme oleh Tim Da’i Polri

-News-
oleh

Nesia – Dalam upaya menciptakan yang toleran dan menolak segala bentuk radikalisme, Tim Ops Madago Raya kembali menebar kebaikan.

Kali ini, para Dai Polri memberikan penyuluhan kepada para remaja LDII yang sedang berkemah di Bumi Perkemahan Bahari Dusun Landangan, Kecamatan Pesisir, Kabupaten Poso, Selasa (6/8/2024).

Ipda Ilham Sriwan, salah satu anggota tim Dai Polri, menyampaikan materi penting mengenai bahaya , radikalisme, dan intoleransi.

Baca Juga:  Kapolsek Lore Utara Gotong Royong bersama Warga, Timbun Bahu Jalan Trans Napu–Poso Amblas

Selain itu, para remaja juga diingatkan akan pentingnya menjaga pergaulan yang sehat, menghindari narkoba dan judi online, serta menumbuhkan rasa dan bela negara.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang benar kepada generasi muda tentang bahaya radikalisme dan intoleransi. Kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan dan menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan sekitar,” ujar Ipda Ilham.

Baca Juga:  Sepanjang 2025, Operasi Madago Raya Amankan 8 Pucuk Senpi Rakitan Hingga 313 Butir Amunisi

atas kegiatan ini disampaikan oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Poso, H. Sujaminto Suryanto, S.Pd., M.Si. Ia mengucapkan terima kasih kepada Tim Dai Polri yang telah berkenan memberikan penyuluhan kepada para pemuda LDII.

“Kami sangat mendukung upaya Madago Raya dalam mencegah radikalisme. Semoga melalui kegiatan seperti ini, generasi muda LDII dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, toleran, dan cinta ,” ungkap H. Sujaminto.

Baca Juga:  Sisir Pegunungan Tangkura, Tim Alfa 2 Madago Raya Persempit Ruang Gerak Kelompok Radikal di Poso

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pemuda LDII yang sedang mengikuti kegiatan Kemping Cinta Alam (CIA) tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang bahaya radikalisme, tetapi juga tertanam nilai-nilai kebangsaan dan yang kuat. Dengan begitu, mereka dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.

banner

Komentar