Tanamkan Benih Nasionalisme, Da’i Kamtibmas Gagas Pencerahan di SMKN 1 Labuan Tojo Una-una

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam rangka Masa Pengenalan Sekolah (MPLS) bagi baru, Da'i Kamtibmas, Bripda Yudhi Pratama Djunu melaksanakan kegiatan tentang bahaya paham dan intoleransi kepada siswa SMKN 1 Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-una.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Juli ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya radikalisme dan intoleransi, serta menanamkan rasa . Bripda Djunu menyampaikan materi mengenai:

Baca Juga:  Lewat Silaturahmi, Dai Polri Madago Raya Perkuat Keamanan Wilayah Poso

Pertama, (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat):

Da'I Kamtibmas menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta pentingnya menjadi warga negara yang bertanggung jawab.

Kedua, Wawasan Kebangsaan:

Menanamkan rasa cinta tanah air dan kepada para siswa, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman.

Ketiga, Bahaya Paham Radikalisme dan Intoleransi:

Menjelaskan dampak buruk dari paham radikal dan intoleransi, serta mengajak para siswa untuk menolak paham tersebut.

Baca Juga:  Musnahkan 1 Kilogram Sabu, Polda Sulteng Komitmen Perangi Narkoba

Kegiatan penyuluhan ini disambut baik oleh para siswa dan pihak sekolah. Kepala Sekolah SMKN 1 Labuan menyampaikan terima kasih kepada tim Da'i Kamtibmas atas kegiatan tersebut. Pihak sekolah juga menyatakan siap membantu dalam melaporkan kegiatan atau perkumpulan yang mencurigakan terkait paham radikalisme dan intoleransi.

Kasubsatgas Humas Madago Raya, AKP Basirun Laele, mengapresiasi kegiatan penyuluhan ini. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang bahaya radikalisme dan intoleransi, ujar AKP Basirun Laele.

Baca Juga:  Kesadaran Masyarakat Meningkat, Warga Saluaba Serahkan Temuan Amunisi ke Satgas Madago Raya

“Generasi muda harus dibentengi dengan pemahaman yang benar tentang Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham radikal dan intoleran.”

AKP Basirun Laele juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan intoleransi.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan saling menghormati perbedaan dan menolak segala bentuk radikalisme dan intoleransi,” tandasnya.

banner

Komentar