Kapolda Sulteng Minta 129 Siswa Bintara Polri Disiplin Selama Ikut Pendidikan

-News-
oleh

Nesia – Kapolda Sulawesi Tengah . Dr. Agus Nugroho memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuba) Gelombang II TA. di SPN , Senin (22/7/2024).

Upacara ini dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, unsur Forkopimda Kabupaten Donggala dan Palu, dan pengurus Bhayangkari Daerah Sulteng.

Dalam amanat Kalemdiklat Polri yang dibacakan oleh Kapolda Sulteng, mengucapkan selamat kepada peserta yang lulus terpilih mengikuti Diktuba Polri Gelombang II TA 2024.

Baca Juga:  Meski Punya Hak, Jokowi Tegaskan Tidak Akan Ikut Kampanye di Pemilu 2024

“Selamat datang di lembaga pendidikan dan Polri, tempat kalian akan menimba ilmu, dididik, ditempa, dan dilatih selama 5 bulan untuk menjadi profesional, bermoral, dan berintegritas,” ujar Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho.

Ia menjelaskan, bahwa keberhasilan para peserta adalah hasil perjuangan panjang dan dukungan dari keluarga. Manfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu kepolisian secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab, jelasnya.

Selama pendidikan, 129 peserta didik akan mendapatkan pengetahuan, keterampilan teknis dan taktis kepolisian dasar, serta pelatihan jasmani untuk membangun kualitas fisik. Mereka juga akan dibentuk menjadi pribadi yang berkarakter kebhayangkaraan, memahami doktrin Tribrata dan Catur Prasetya.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Gelar Offroad Napak Tilas “Kembali ke NKRI” dengan Misi Kemanusiaan

“Hal ini akan mengubah sikap dan perilaku kalian menjadi Polri yang berkarakter Bhayangkara yang menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945,” tegas Kapolda Sulteng.

Ia mengingatkan peserta untuk disiplin mengikuti aturan, petunjuk, dan arahan dari pengasuh, instruktur, dan gadik selama pendidikan.

“Upacara pembukaan ini adalah awal perjalanan panjang kalian untuk menjadi anggota Polri yang tangguh dan berdedikasi tinggi,” tambahnya.

Baca Juga:  Razia Intensif, Satgas Madago Raya Cegah Penyelundupan Senpi Ilegal dan Handak di Poso

Kapolda menekankan pentingnya komunikasi yang interaktif dan konstruktif antara sesama peserta didik, dengan pendidik, pelatih, pengasuh, dan seluruh unsur pelaksana pendidikan. Hal ini diharapkan dapat menjalin hubungan yang solid dan harmonis.

Ia berharap, dengan disiplin dan dedikasi tinggi, peserta dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan menjadi Bhayangkara yang profesional dan berintegritas, sehingga dapat berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, pungkasnya.

banner

Komentar