Da’i Polri Sambangi Warga Binaan di Poso, Perkuat Sinergi Melawan Radikalisme dan Intoleransi

-News-
oleh

– Dalam upaya memperkuat sinergi dengan dan menangkal masuknya paham dan , Tim Da'i melaksanakan sambang dan silaturahmi di Desa Towu, Kecamatan Pesisir, Kabupaten Poso, Jumat (12/7/2024).

Kegiatan ini dipimpin oleh Brigpol Sutriansyah, yang menyampaikan pesan Kamtibmas kepada warga binaan. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang dan kondusif, serta memelihara kerukunan dan toleransi antar umat beragama.

Baca Juga:  106 Warga Desa Maranda Dapat Pengobatan Gratis oleh Satgas Madago Raya

Brigpol Sutriansyah juga mengingatkan warga binaan untuk mewaspadai masuknya paham radikal yang dapat merusak keyakinan beragama dan berbangsa. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga generasi muda dari pengaruh paham tersebut.

Pesan-pesan Kamtibmas yang disampaikan Da'i Polri disambut antusias oleh warga binaan. Mereka menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan arahan yang diberikan.

Tokoh masyarakat setempat juga mengapresiasi kegiatan ini dan berharap hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin.

Baca Juga:  Gema Pelajar Cinta NKRI, SMAN 1 Balinggi Juara Lomba PBB, Mina Juara di Lomba Pidato Madago Raya

AKP Basirun Laele, Kasubsatgas Humas Operasi mengatakan, Kegiatan Tim Da'i Polri ini merupakan salah satu upaya untuk membangun kepercayaan dan kerjasama yang kuat dengan masyarakat.

“Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam melawan dan intoleransi,” ujar AKP Basirun Laele, Sabtu (13/7/2024).

AKP Basirun Laele juga menambahkan, dengan pendekatan dialogis dan humanis, Tim Da'i Polri diharapkan dapat membangun kepercayaan dan kerjasama yang kuat dengan masyarakat dalam mewujudkan Poso yang damai dan toleran.

Baca Juga:  Wujudkan Asta Cita Presiden, Satgas Madago Raya Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

“Kami berharap dengan pendekatan dialogis dan humanis, Tim Da'i Polri dapat memberikan pemahaman yang benar tentang agama dan bahaya radikalisme kepada masyarakat, sehingga terhindar dari pengaruh yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” tandasnya.

banner

Komentar