Da’i Polri Sambangi Warga Binaan di Poso, Perkuat Sinergi Melawan Radikalisme dan Intoleransi

-News-
oleh

Nesia – Dalam upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat dan menangkal masuknya paham dan intoleran, Tim Da’i melaksanakan di Desa Towu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Jumat (12/7/2024).

Kegiatan ini dipimpin oleh Brigpol Sutriansyah, yang menyampaikan pesan kepada warga binaan. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta memelihara kerukunan dan toleransi antar umat beragama.

Baca Juga:  Serahkan DIPA 2025, Kapolda berikan 8 Penekanan kepada KPA Satker Polda Sulteng

Brigpol Sutriansyah juga mengingatkan warga binaan untuk mewaspadai masuknya paham yang dapat merusak keyakinan beragama dan berbangsa. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga dari pengaruh paham tersebut.

Pesan-pesan yang disampaikan Da’i disambut antusias oleh warga binaan. Mereka menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan arahan yang diberikan.

Tokoh masyarakat setempat juga mengapresiasi kegiatan ini dan berharap hubungan harmonis antara dan masyarakat dapat terus terjalin.

Baca Juga:  Dai Polri Satgas Madago Raya Ajak Camat Parigi Bersatu Cegah Paham Radikalisme

AKP Basirun Laele, Kasubsatgas Humas Operasi Madago Raya mengatakan, Kegiatan Tim Da’i Polri ini merupakan salah satu upaya untuk membangun kepercayaan dan kerjasama yang kuat dengan masyarakat.

“Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam melawan radikalisme dan intoleransi,” ujar AKP Basirun Laele, Sabtu (13/7/2024).

AKP Basirun Laele juga menambahkan, dengan pendekatan dialogis dan humanis, Tim Da’i Polri diharapkan dapat membangun kepercayaan dan kerjasama yang kuat dengan masyarakat dalam mewujudkan Poso yang damai dan toleran.

Baca Juga:  Polisi Hadiri Pemakaman Alumni Deradikalisasi di Poso, Dapat Dukungan Warga untuk Jaga Keamanan

“Kami berharap dengan pendekatan dialogis dan humanis, Tim Da’i Polri dapat memberikan pemahaman yang benar tentang agama dan bahaya radikalisme kepada masyarakat, sehingga terhindar dari pengaruh negatif yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” tandasnya.

banner

Komentar