Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Radikalisme, Da’i Polri Gelar Dialog Interaktif di Radio Kayubura

-News-
oleh

– Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya paham dan , Da'i Satgas Madago Raya menggelar dialog interaktif di Kayubura Radio 94.7 FM, Jl. Toraranga, Loji, Kec. , Kabupaten , Rabu (17/7/).

Talk Show tersebut menghadirkan Aiptu Erwin. L, Aiptu Irwan, dan Aiptu Zulham, dari Da'i Polri sebagai narasumber. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Penyiar Radio Kayubura Nuskin akrab disapa Opa Tandu.

Baca Juga:  Cegah Tawuran, Patroli Perintis Polda Sulteng Tangkap 7 Anak Geng Motor Hingga Sita Samurai di Palu

Dalam Talk Show tersebut, Da'i Polri menyampaikan pesan-pesan penting, seperti:

Pertama, Bahaya paham radikal dan intoleran yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Kedua, Pentingnya menjaga toleransi dan antar umat beragama.

Ketiga, Upaya-upaya untuk mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran di masyarakat.

Talk Show ini disambut antusias oleh para pendengar Radio Kayubura 94.7 FM. Banyak pertanyaan dan komentar yang disampaikan oleh pendengar terkait dengan topik yang dibahas.

Baca Juga:  Polda Sulteng Gelar Vespa Brotherhood 2024, Ajang Silaturahmi dan Aksi Sosial di Palu

Kasubsatgas Humas , AKP Basirun Laele mengapresiasi kegiatan Talk Show yang dilakukan oleh Da'i Polri.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya paham radikal dan intoleran,” ujar AKP Basirun Laele.

Ia menambahkan bahwa Polri akan terus melakukan berbagai kegiatan lainnya untuk mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran di masyarakat.

Baca Juga:  Polemik Pertambangan Ilegal, Polda Sulteng: Perlu Pendekatan Komprehensif Selesaikan Masalah

“Kami mohon kepada masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mengetahui adanya potensi penyebaran paham radikal dan intoleran,” imbuh AKP Basirun Laele.

banner

Komentar