Hari Bhayangkara ke-78, Polda Sulteng Gelar Doa Bersama Lintas Agama

-News-
oleh

– Menyambut Hari ke-78 tahun 2024, Kepolisian Negara Republik Indonesia secara serentak menggelar acara doa bersama lintas agama yang dipusatkan di lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta.

Acara ini juga diikuti secara serentak dan virtual oleh seluruh jajaran Kepolisian RI mulai di tingkat Polda dan Polres melalui sarana Zoom Meeting, Jumat (28/06/2024) malam.

Untuk di Polda , Acara doa bersama digelar di Rupatama lantai 2 Mapolda Sulteng dan dihadiri oleh Kapolda Irjen Pol. Dr. , SIK, SH, MH, Danrem 132 Tadulako Brigjen Dody Triwinarto, SIP, M.Han, unsur Sulteng, Sulteng Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, SIK, Pejabat Utama Polda Sulteng, tokoh lintas agama, serta Personel Polda Sulteng dan Korem 132 Tadulako.

Baca Juga:  Operasi Zebra Tinombala 2024, Satgas Preemtif Gelar Sosialisasi

Suasana khidmat dan penuh kebersamaan tampak terasa dalam acara tersebut disaat pembacaan doa oleh tokoh lintas Agama menyambut ke-78 tahun 2024.

Kabid Polda Sulteng Komves Pol. Djoko Wienartono mengungkapkan, bahwa acara doa bersama ini merupakan wujud syukur dan harapan agar Kepolisian RI dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga:  Tolak Diautopsi, Polisi Serahkan Jenazah Brigpol RA ke Keluarga

“Kami berharap melalui doa bersama ini, seluruh anggota Kepolisian diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, serta selalu mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Kombes Pol. Djoko Wienartono juga menekankan pentingnya sinergi antara Kepolisian, TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Sambangi Warga Desa Tolai, Satgas Madago Raya Ajak Warga Jaga Kamtibmas

“Dengan dukungan dari semua pihak, kami yakin dapat mewujudkan situasi yang kondusif dan aman bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Hari Bhayangkara ke-78 ini diharapkan menjadi momentum bagi personel Polda Sulteng untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, pelayanan masyarakat serta dalam penegakkan hukum dan harkamtibmas, pungkasnya.

banner

Komentar