Dai Kamtibmas Berikan Pesan Penting bagi Remaja Saka Bhayangkara, Cegah Paham Radikalisme

-News-
oleh

Nesia – Da'i Polres Tojo Una-una, Bripda Yudhi Pratama Djunu, melaksanakan kegiatan Sambang dan dengan kelompok Remaja Saka Touna, Sabtu (29/6/).

Kunjungan ini bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan media sosial, serta memberikan pemahaman tentang bahaya radikalisme dan intoleransi.

Dalam kesempatan tersebut, Da'i Kamtibmas Polres Tojo Una-una menyampaikan pesan penting kamtibmas, diantaranya:

Pertama, Da'i kamtibmas mengingatkan para remaja untuk selalu mentaati norma, aturan, dan hukum yang berlaku di masyarakat.

Baca Juga:  Pascabencana Banjir di Bereun, Polri Pastikan Sekolah Kembali Siap Digunakan

Kedua, Da'i kamtibmas menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab, serta menghindari dampak negatifnya seperti cyberbullying, penyebaran hoaks, dan konten negatif lainnya.

Ketiga, Da'i kamtibmas juga menjelaskan bahaya penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan remaja.

Keempat, Da'i kamtibmas memberikan edukasi kepada para remaja tentang bahaya paham radikalisme dan intoleransi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Kelima, Da'i kamtibmas menerangkan bahwa radikalisme dan intoleransi tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan dapat menimbulkan konflik dan kekerasan. Ia mengajak para remaja untuk menjadi agen perdamaian dan di lingkungannya.

Baca Juga:  Wujudkan Pemilu Damai 2024, Majelis Taklim Sigi Ajak Masyarakat Bersama Ciptakan Kamtibmas

Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para remaja dan pembina Saka Bhayangkara Kabupaten Touna.

“Terima kasih kepada Da'i kamtibmas atas kunjungan dan penyampaian materinya, kami siap membantu jika melihat adanya paham radikalisme dan intoleransi,” ungkap salah satu remaja saka Bhayangkara.

Kasubsatgas Humas Operasi , AKP Basirun Laele, mengapresiasi kegiatan Sambang dan Silaturahmi yang dilakukan oleh Da'i Kamtibmas Polres Touna.

Baca Juga:  Akademisi Hukum Pidana Untad: Kasus Kejahatan Seksual di Parigi Moutong Benar Kategori Persetubuhan

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polri dalam mencegah kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan paham radikalisme di kalangan ,” ujar AKP Basirun Laele, dalam keterangan tertulis, Minggu (30/6/2024).

Ia juga berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para remaja Saka Bhayangkara dan masyarakat Kabupaten Touna secara keseluruhan.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para remaja Saka Bhayangkara dan masyarakat Kabupaten Touna secara keseluruhan,” tandasnya.

banner

Komentar