Tingkatkan Kemampuan, Polri Gandeng Imam Masjid dan Pegawai Syara’ Cegah Radikalisme di Parimo

-News-
oleh

Guna menjaga dan ketertiban serta mencegah tumbuh kembang paham radikalisme dan intoleransi, Preemtif Ops Madago Raya kembali menggelar kegiatan dan ' bertempat di Hotel Oktaria, Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parimo, Selasa (7/5/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasatgas Preemtif Ops Madago Raya AKBP Moh. Taufik, S.H., para Imam Masjid dan Syara' dari Kabupatrn Parimo, serta narasumber dari Kemenag Parimo dan FKUB Sulteng.

Pada kesempatan ini, dua narasumber ahli di bidang keagamaan kembali dihadirkan untuk memberikan materi kepada Imam Masjid dan Pegawai Syara', yakni:

Baca Juga:  Selama Sebulan, Polda Sulteng Ungkap 68 Kasus Narkoba dan Sita 7,6 Kg Sabu

Pertama, H. As'at Latopada, S.Ag selaku Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Parimo yang menyampaikan materi tentang “Peran Imam Masjid dan Pegawai Syara' dalam Menangkal Paham Radikal dan Intoleransi.”

Kedua, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag selaku Ketua FKUB Sulteng yang menyampaikan materi tentang “Moderasi Beragama sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa.”

Kasatgas Preemtif Ops Madago Raya AKBP Moh. Taufik, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan prioritas Satgas Preemtif Ops Madago Raya.

Baca Juga:  62 Warga Masani Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Hidup Sehat dari Satgas Madago Raya

“Kegiatan peningkatan kemampuan Imam Masjid dan Pegawai Syara' bertujuan sebagai langkah untuk menjadikan para Imam Masjid dan Pegawai Syara' sebagai sentra utama untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan ummat,” ujar AKBP Moh. Taufik.

Kasatgas Preemtif mengungkapkan, keberadaan Imam Masjid dan Pegawai Syara' memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan dan pembangunan ummat Islam di dunia karena bukan hanya sebatas mengurus Masjid. Namun juga dapat langsung menegakkan nilai-nilai keagamaan di tengah ummat, ungkapnya.

Ia juga berharap, agar para Imam Masjid dan Pegawai Syara' dapat menjadi ujung tombak dalam menangkal paham radikal dan intoleransi di wilayah Sulawesi Tengah khususnya Kabupaten Parimo.

Baca Juga:  Deradikalisasi Merubah Jumardin, Kini Dipercaya Jadi Ketua Karang Taruna di Poso

Sementara itu, para Imam Masjid dan Pegawai Syara' mengucapkan terima kasih kepada Satgas Preemtif Ops Madago Raya atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Parimo. antara Satgas Madago Raya, Imam Masjid, dan Pegawai Syara' diharapkan dapat menciptakan wilayah yang aman, dan sejuk.

banner

Komentar