Sinergi Polri Bersama Tokoh Masyarakat Sausu Trans Lawan Radikalisme

-News-
oleh

Palu Nesia – Dalam upaya memperkuat persatuan dan kesatuan serta menangkal masuknya paham radikalisme dan intoleransi, tim Da'i Polri kembali melakukan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan Masyarakat di Dusun 2, Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Moutong, Sabtu (4/5/2024).

Tim Da'i Polri yang terdiri dari Aiptu Erwin, Aiptu Irwan, Aiptu Zulham, dan Aipda Arwin Abubakar, diterima dengan hangat oleh Tokoh Masyarakat setempat, Bapak Jalaluddin. Dalam pertemuan tersebut, Tim Da'i Polri menyampaikan beberapa pesan penting, di antaranya:

Pertama, Diharapkan para Tokoh dan Masyarakat dapat membantu Polri dalam menangkal masuknya paham radikalisme dan intoleransi di wilayah Kecamatan Sausu.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme, Satgas Madago Raya Gelar FGD Interdenominasi Gereja di Poso

Kedua, Tetap menjaga selalu persaudaraan, persatuan dan kesatuan serta kerukunan baik sesama maupun dengan pihak lainnya.

Ketiga, Menjaga dari pengaruh paham-paham yang menyesatkan, dengan mengaktifkan peran masjid yang selama ini sudah memberikan kontribusi positif terhadap generasi muda.

Sementara itu, Jalaluddin selaku Tokoh Masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Da'i Polri Ops Madago Raya atas silaturahmi yang dilakukan. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan kepada pihak kepolisian dalam menangkal paham maupun intoleran.

Terpisah, Kasubsatgas Humas Operasi Madago Raya AKP Basirun Laele mengatakan, apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta pentingnya sinergi antara Polri dan Tokoh Masyarakat dalam menangkal radikalisme dan intoleransi.

Baca Juga:  Polda Sulteng Terjunkan Helikopter Jemput Logistik Pemilu di Wilayah Terpencil Morut

“Sinergi antara Polri dan Tokoh Masyarakat merupakan kunci sukses dalam mencegah masuknya paham radikalisme dan intoleransi di wilayah Sausu Trans,” ujar AKP Basirun Laele.

Kasubsatgas Humas juga menjelaskan, bahwa Tokoh Masyarakat memiliki peran strategis dalam menjangkau dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya radikalisme dan intoleransi.

“Tokoh Masyarakat memiliki pengaruh yang kuat di tengah masyarakat. Oleh karena itu, peran mereka sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya radikalisme dan intoleransi,” jelas AKP Basirun Laele.

Baca Juga:  Jejak Terakhir Kombes Boy Samola di Ops Madago Raya, Bangun Sekolah di Momen Hari Bhayangkara ke-79

Kasubsatgas Humas juga menyampaikan terima kasih kepada Tokoh Masyarakat Desa Sausu Trans atas kesiapannya untuk mendukung Polri dalam melawan radikalisme dan intoleransi.

“Terima kasih kepada Tokoh Masyarakat Desa Sausu Trans atas kesiapannya untuk mendukung Polri dalam melawan radikalisme dan intoleransi. Dukungan ini sangat berarti bagi Polri dalam menjaga dan ketertiban di wilayah Sausu Trans,” tutur AKP Basirun Laele.

Kasubsatgas Humas berharap, kegiatan Sambang dan Silaturahmi ini dapat meningkatkan sinergitas antara Polri dan Tokoh Masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Sausu, serta mencegah masuknya paham radikalisme dan intoleransi, pungkasnya.

banner

Komentar