Polri Cegah Radikalisme di Panti Asuhan Parigi Moutong

-News-
oleh

Nesia – Dalam rangka mencegah masuknya paham dan intoleran di wilayah Kabupaten , Tim Da'i Parigi Moutong melaksanakan silaturahmi dan memberikan tali asih kepada -anak Nur Reski Rahmat, di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, pada hari Kamis (18/4/).

Kegiatan ini dipimpin oleh Aiptu Irwan, bersama anggota Tim Da'i Polri lainnya. Dalam silaturahmi tersebut, Aiptu Irwan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan imbauan untuk bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama dan mencegah penyebaran paham radikalisme.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Ajak Jurnalis Mengenang Jasa Dua Bhayangkara di Monumen Andi Sapa Sudirman

“Mari kita jaga bersama kerukunan antarumat beragama. Jangan mudah terpengaruh oleh paham radikal dan intoleran,” pesan Aiptu Irwan.

Selain itu, Tim Da'i Polri juga memberikan tali asih berupa paket berupa beras 50 Kg, mie sedap 4 dos dan telur 2 tak, kepada anak-anak panti asuhan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban anak-anak panti asuhan.

Baca Juga:  Biro Hukum Gelar Sosialisasi Rancangan SBU, Berikut Penyampaian Gubernur Sulteng

Pimpinan Panti Asuhan Nur Reski Rahmat, Ibu Hasni Dg Dingin, mengucapkan terima kasih kepada Tim Da'i Polri atas kunjungan dan bantuannya.

“Terima kasih atas kunjungan dan bantuannya dari Tim Da'i Polri. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan,” kata Ibu Hasni.

Ibu Hasni Dg Dingin, juga berharap agar Tim Da'i Polri dapat terus menjalin silaturahmi dengan panti asuhan dan memberikan edukasi tentang bahaya paham radikalisme dan intoleran kepada anak-anak, tandasnya.

banner

Komentar