Kapolda Sulteng Bersama Pangdam XIII/Mdk Pastikan Keamanan Lokasi Peninjauan Presiden di Bangkep

-News-
oleh

Palu Nesia – Setelah Selesai memimpin apel Gelar Pasukan pengamanan VVIP Presiden RI Ir. , Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho dan Mayjen TNI Candra Wijaya langsung terbang ke Kabupaten (Bangkep), Senin (25/3/) menggunakan Helikopter Polri.

Kabupaten Bangkep salah satu wilayah di Sulawesi Tengah yang akan dikunjungi Presiden RI sesuai agenda akan melakukan peresmian proyek ruas jalan Inpres Jalan (IJD) dan mengunjungi Salakan untuk menyerahkan bantuan kepada pedapedagang.

Baca Juga:  Awali Tahun Baru 2025, Kapolda Sulteng Beri Penghargaan ke Satker dan Personel Berprestasi

Didampingi pejabat Bupati Bangkep Ikhsan Basir dan Kapolres Bangkep AKBP Jimmy Marthin Simanjuntak serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kapolda dan Pangdam langsung meninjau dua lokasi dimaksud.

Kabidhumas Kombes Pol. Djoko Wienartono mengungkapkan, pengecekan lokasi untuk memastikan lokasi yang akan dikunjungi Presiden dalam keadaan siap dan terjaminnya keamanan.

Djoko juga menyebut, ada dua agenda kegiatan yang akan dilakukan Presiden saat berada di Kabupaten Bangkep yaitu peresmian ruas jalan IJD (Inpres Jalan Daerah) dan mengunjungi Pasar salakan untuk memberikan bantuan modal kepada pedagang.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Hadiri Pelantikan Wakapolri dan Pengantar Purna Tugas Pejabat Polri

“Kapolda Sulteng dan Pangdam XIII/Merdeka juga ingin memastikan langsung kesiapan objek yang akan dikunjungi Presiden RI dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Kabidhumas.

Selain itu kata Djoko, Kapolda Sulteng dan Pangdam juga ingin memastikan TNI Polri dan stakeholder terkait yang terlibat pengamanan tergelar dengan baik dan lengkap.

Baca Juga:  Komisi III DPR RI Puji Kinerja Operasi Madago Raya, Stigma Negatif Kabupaten Poso Membaik

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulteng juga mengingatkan seluruh unsur yang terlibat pengamanan VVIP kunjungan Presiden RI untuk melaksanakan tugas penuh rasa tanggung jawab dan memperhatikan standar operasional prosedur (SOP), ujarnya.

banner

Komentar