Kapolda Sulteng Bersama Pangdam XIII/Mdk Pastikan Keamanan Lokasi Peninjauan Presiden di Bangkep

-News-
oleh

Palu Nesia – Setelah Selesai memimpin apel Gelar Pasukan pengamanan VVIP kunjungan kerja Ir. Joko Widodo, Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Candra Wijaya langsung terbang ke Kabupaten (Bangkep), Senin (25/3/2024) menggunakan Helikopter Polri.

Kabupaten Bangkep salah satu wilayah di Tengah yang akan dikunjungi Presiden RI sesuai agenda akan melakukan peresmian ruas jalan Inpres Jalan daerah (IJD) dan mengunjungi Salakan untuk menyerahkan bantuan kepada pedapedagang.

Baca Juga:  Kapolda Sulteng Hadiri Coffee Morning Bersama Menteri P2MI di Palu

Didampingi Bupati Bangkep Ikhsan Basir dan AKBP Jimmy Marthin Simanjuntak serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kapolda dan Pangdam langsung meninjau dua lokasi dimaksud.

Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono mengungkapkan, pengecekan lokasi untuk memastikan lokasi yang akan dikunjungi Presiden dalam keadaan siap dan terjaminnya keamanan.

Djoko juga menyebut, ada dua agenda kegiatan yang akan dilakukan Presiden saat berada di Kabupaten Bangkep yaitu peresmian ruas jalan IJD (Inpres Jalan Daerah) dan mengunjungi Pasar salakan untuk memberikan bantuan modal kepada pedagang.

Baca Juga:  Dinilai Berhasil, Tokoh Agama dan Eks Napiter Dorong Kapolda Sulteng Lanjutkan Operasi Madago Raya 2026

“Kapolda Sulteng dan Pangdam XIII/Merdeka juga ingin memastikan langsung kesiapan objek yang akan dikunjungi Presiden RI dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Kabidhumas.

Selain itu kata Djoko, Kapolda Sulteng dan Pangdam juga ingin memastikan personel TNI Polri dan stakeholder terkait yang terlibat pengamanan tergelar dengan baik dan lengkap.

Baca Juga:  Tanggapi Kritik HMI Luwuk Banggai, Kapolres Bangkep: Kami Terbuka dan Siap Menindaklanjuti

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulteng juga mengingatkan seluruh unsur yang terlibat pengamanan VVIP kunjungan Presiden RI untuk melaksanakan tugas penuh rasa tanggung jawab dan memperhatikan standar operasional prosedur (SOP), ujarnya.

banner

Komentar