Karo Ops Sebut Sulteng Ada Tiga Kabupaten Rawan Jelang Voting Day

-News-
oleh

Ribuan personel Polda Sulteng siap mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada di wilayah .

“Sebanyak 3.893 personel yang tersebar di 9.462 TPS, terdiri dari 902 personel Polda Sulteng dan Polres jajaran 2.991 personel,” kata Polda Sulteng Kombes Pol Ferdinand Maksi Pasule dihadapan awak media di Palu, Sabtu (10/2/).

Baca Juga:  Sasar Keluarga Eks Napiter, Satgas Madago Raya Perkuat Harmoni Sosial Lewat Hipnoterapi di Poso

Karo Ops menyebut, personel pengamanan TPS telah mengikuti simulasi serta pelatihan-pelatihan pengamanan TPS dan mereka sudah siap melaksanakan pengamanan di TPS, sebutnya.

“Kami pastikan personel pengamanan TPS sudah siap dan akan bekerja secara profesional serta humanis untuk mengamankan jalannya pemungutan suara (voting day),” ucapnya.

Tak hanya itu, personel juga dilengkapi dengan berbagai perlengkapan berupa ransel, jas hujan, borgol, botton stic, perlengkapan pribadi serta bekal kesehatan, sambungnya.

Baca Juga:  Kadensus 88 Irjen Marthinus Ditunjuk Jabat Kepala BNN Gantikan Komjen Petrus Golose

Ferdinand menjelaskan, potensi kerawanan saat pencoblosan telah dipetakan jadi pola pengamanan terbagi empat yaitu kurang , rawan, sangat rawan dan ada TPS khusus, jelasnya.

“Untuk wilayah Sulawesi Tengah mayoritas kurang rawan. Potensi rawan bukan karna konflik, namun karena yang jauh atau sulit dijangkau” bebernya.

Daerah yang rawan dan sangat rawan petugasnya 1 TPS 2 , yaitu ada di kabupaten Banggai, Morowali dan , tambahnya.

Baca Juga:  Aksi Kemanusiaan, Satgas Madago Raya Donor Darah untuk Bantu Warga Penderita Tumor di Poso

Karo Ops mengajak serta mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan kondusifitas untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang aman, dan sejuk, pungkasnya.

banner

Komentar