Kisah Dua Sejoli Menikah di Polres Parimo

-News, Uncategorized-
oleh

Palu Nesia – Pasangan muda mudi ini akhirnya meresmikan hubungan mereka ke jenjang pernikahan, walaupun pengantin pria saat ini berstatus tahanan ().

Akad nikahpun dilangsungkan di Masjid Asy Syamsa Walqamar Polres Moutong turut dihadiri Akbp Jovan Reagan Samual, Kompol Nana Taryana, dan keluarga kedua mempelai, Minggu (7/1/).

Moh. Bilal yang berstatus tahanan Polres Parigi Moutong dan Angraeni wanita pujaannya berstatus istri setelah dinikahkan Ustad Ismail dari KUA Kec. Parigi Utara Kab. Parigi Moutong.

Baca Juga:  Satgas Madago Raya Gencarkan Patroli Jalur Klasik, Jaga Keamanan Jelang HUT RI di Poso

Kapolres Parigi Moutong melalui Kasi Humas Ajun Komisaris Polisi (AKP) J. Turangan mengatakan, Polres Parigi Moutong memfasilitasi niat baik kedua keluarga untuk menikahkan putra-putrinya.

“Polres Parigi Moutong membantu memfasilitasi untuk menikahkan salah seorang tahanan, setelah tentunya mendapatkan ijin dari bapak Kapolres,” kata AKP J. Turangan di Parigi, Senin (8/1/2024).

Moh. Bilal adalah tahanan dalam kasus narkoba, setelah adanya musyawarah pihak keluarga akhirnya menyepakati pernikahan dilaksanakan tanggal 7 Januari 2024, ujarnya.

Baca Juga:  Seru! Raffi Ahmad Tantang Ariel Noah Adu Jotos di Ring Tinju Superstar Knockout

“Polres menyiapkan tempat di masjid Asy Syamsa Walqamar, hal-hal lain pihak keluarga yang menyiapkan,” terang Turangan.

Ini adalah merupakan bagian pemenuhan hak seseorang yang dilakukan oleh Kepolisian, sepanjang itu tidak melanggar aturan, kita akan bantu, tegasnya.

Untuk diketahui Moh. Bilal ditangkap Polres Parigi Moutong tanggal 25 Nopember 2023 karena penyalahgunaan narkoba dan penyidikannya sendiri masih berlanjut.

Baca Juga:  Polda Sulteng Kedepankan Tindakan Humanis dalam Pengamanan Unras di KPU

Kedua keluarga menyepakati untuk tetap menikahkan anak-anaknya walaupun status pengantin pria masih dalam tahanan Polres Parigi Moutong.

Turut hadir mendampingi Kapolres Parigi Moutong, Wakapolres Kompol Nana Taryana, para perwira, Asy Syamsa Walqamar dan Ketua penghulu Kemenag Kab. Parigi Moutong.

banner

Komentar