90 TPS Sangat Rawan di Sulteng, Ini Pola Pengamanannya!

-News-
oleh

Palu Nesia – Sulawesi Tengah akan mengerahkan sebanyak 3.935 personel untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

Hal itu diungkapkan Karoops Sulteng diwakili Kabag Binops AKBP Rahmat Lubis,SH saat mengisi Podcast Presisi Polda Sulteng, Selasa (30/1/2024) siang mengangkat tema Kesiapan Polda Sulteng dalam pengamanan TPS Pemilu 2024

“Tahap persiapan pengamanan TPS yang kita lakukan saat ini, Sulteng memberikan pendampingan psikologi dan pemeriksaan kesehatan terhadap 902 personel Polda Sulteng yang akan bertugas mengamankan TPS Pemilu 2024,” kata AKBP Rahmat Lubis.

Baca Juga:  Polda Sulteng Terjunkan 1.677 Personel TNI Polri Pengamanan Kampanye di Tahun 2024

Pendampingan psikologi dilakukan untuk memetakan kondisi mental personel Polri, sedangkan pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mendeteksi kondisi kesehatan personel pengamanan TPS sehingga diharapkan siap menjalankan tugas dilapangan, ujarnya.

Rahmat Lubis juga menyebut, tahap pemungutan suara tanggal 14 Februari 2024 Sulteng akan tugaskan 3.935 Personel pengamanan TPS, 902 personel dari Polda Sulteng dan 3.303 personel Polres jajaran.

Baca Juga:  Gaskeeun! Sambut Hari Bhayangkara ke 77, Polri Gelar Berbagai Lomba Konten Kreatif

“3.935 Personel itu akan mengamankan sebanyak 9.462 TPS yang tersebar di 13 dan Kota di Provinsi Sulawesi Tengah,” terang Kabag Binops.

Dari Jumlah TPS tersebut lanjut AKBP Rahmat Lubis, TPS Kategori Kurang Rawan 8.516 TPS dengan pola pengamanan 2-10-5 (2 Polri, 10 linmas, 5 TPS), TPS Rawan sebanyak 841 dengan pola pengamanan 2-4-2, TPS sangat rawan sebanyak 90 dengan pola pengamanan 2-2-1 dan TPS khusus sebanyak 15 dengan pola pengamanan 2-2-1, bebernya.

Baca Juga:  Aksi Kemanusiaan, Kapolsek Poso Pesisir Pikul Keranda Jenazah Hingga ke Liang Lahat

902 BKO pengamanan TPS dari Polda Sulteng akan dilepas pada tanggal 10 Februari 2024 mendatang, sesuai surat perintah mereka akan bertugas selama 11 hari di wilayah Polres jajaran, pungkasnya.

banner

Komentar