Dituding Bekengi Kepentingan Pemindahan Peti Kemas, Ini Respon Polres Banggai!

-News-
oleh

Palu Nesia – Wakapolres Banggai Kompol Margiyanta SH, MH, menyatakan, ratusan personel -Polri yang diterjunkan dalam pemindahan aktivitas dari Pelabuhan Luwuk ke Pelabuhan Tangkiang merupakan bentuk pengamanan.

Pernyataan itu disampaikan pangkat satu melati ini saat melakukan dialog bersama Bupati Banggai Amirudin, perwakilan mahasiswa dan buruh di Kantor Bupati, Kamis (9/11/2023).

Baca Juga:  Lepas Ratusan Personel Satgas PAM TPS Luar Negeri, Ini Pesan Kabaharkam Polri

Menurut mantan Kabag Ops Banggai ini pernah terjadi aksi pengrusakan saat para buruh melakukan aksi di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Luwuk beberapa waktu lalu.

“Jika tidak ada pengrusakan, kami landai-landai saja. Bukan kami di belakang PT. PCNI,” terangnya.

Dirinya menjelaskan, apabila Banggai tidak mengarahkan personel -Polri, dimungkinkan peristiwa pengrusakan yang sebelumnya akan kembali terjadi.

Baca Juga:  Upaya Deradikalisasi, Satgas Madago Raya Rutinkan Pendekatan Eks Napiter

Sementara itu, Kabag Ops Banggai Kompol Pino Ary SH, SIK, MH, menegaskan, pengerahan ratusan personel pengamanan TNI-Polri demi menjamin situasi kamtibmas.

“Tidak ada kepentingan lain dalam pengamanan ini. Kepentingan di belakang pihak kepolisian adalah Undang-undan,” tegasnya.

Sebelumnya, Mahasiswa menuding aparat kepolisian turut membekengi kepentingan di balik pemindahan aktivitas dari Pelabuhan Luwuk ke Pelabuhan Tangkiang.

Baca Juga:  Persempit Ruang Gerak Radikalisme, Satgas Madago Raya Gencarkan Razia

Menurut Mahasiswa, aparat kepolisian Banggai maupun Polda Sulteng dikerahkan secara besar-besaran untuk mengamankan kebijakan tersebut.

banner

Komentar