Dituding Bekengi Kepentingan Pemindahan Peti Kemas, Ini Respon Polres Banggai!

-News-
oleh

Palu Nesia – Wakapolres Banggai Kompol Margiyanta SH, MH, menyatakan, ratusan - yang diterjunkan dalam pemindahan aktivitas dari Pelabuhan Luwuk ke Pelabuhan Tangkiang merupakan bentuk pengamanan.

Pernyataan itu disampaikan pangkat satu melati ini saat melakukan dialog bersama Bupati Banggai Amirudin, perwakilan dan di Kantor Bupati, Kamis (9/11/2023).

Baca Juga:  Kapolda Sulteng: Kasus di Parimo Bukan Pemerkosaan, Tetapi Persetubuhan Anak!

Menurut mantan Kabag Ops Polres Banggai ini pernah terjadi aksi pengrusakan saat para buruh melakukan aksi di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Luwuk beberapa waktu lalu.

“Jika tidak ada pengrusakan, kami landai-landai saja. Bukan kami di belakang PT. PCNI,” terangnya.

Dirinya menjelaskan, apabila Polres Banggai tidak mengarahkan personel TNI-Polri, dimungkinkan peristiwa pengrusakan yang sebelumnya akan kembali terjadi.

Baca Juga:  Jelang Pemilu 2024, Ketua Bem STIFA Pelita Mas Palu Dukung Polri Jaga Kamtibmas

Sementara itu, Kabag Ops Polres Banggai Kompol Pino Ary SH, SIK, MH, menegaskan, pengerahan ratusan personel pengamanan TNI-Polri demi menjamin situasi .

“Tidak ada kepentingan lain dalam pengamanan ini. Kepentingan di belakang pihak kepolisian adalah Undang-undan,” tegasnya.

Sebelumnya, Mahasiswa menuding aparat kepolisian turut membekengi kepentingan di balik pemindahan aktivitas kemas dari Pelabuhan Luwuk ke Pelabuhan Tangkiang.

Baca Juga:  Kadis ESDM Ajak Perusahaan Tambang Wajib Memiliki Kaidah Good Mining Practice

Menurut Mahasiswa, aparat kepolisian Polres Banggai maupun Polda Sulteng dikerahkan secara besar-besaran untuk mengamankan kebijakan tersebut.

banner

Komentar