Jaga Kondusifitas, Satgas Preventif OMB Tinombala Gencarkan Patroli Dialogis di Kota Palu

-News-
oleh

Satgas Preventif saat melaksanakan patroli dialogis. (Foto: Istimewa)

Palu Nesia – Hari ketiga dilaksanakan operasi, Satgas Operasi Mantap Brata (OMB) melalui Satgas Preventif gencar melakukan patroli dialogis ke beberapa obyek vital khususnya di

Diantaranya kantor penyelenggara , yakni Kantor Pemilihan Umum (KPU), Badan Pemilu (Bawaslu) dan beberapa Kantor Partai Politik di Kota Palu, .

“Patroli dialogis dengan berkunjung dan berkomunikasi dengan sasaran bertujuan untuk memastikan keamanan selama tahapan ,” ungkap Kombes Pol Djoko Wienartono melalui Kasubsatgas Publikasi Kompol Sugeng Lestari dalam keterengan resminya kepada wartawan, Sabtu (21/10/2023).

Baca Juga:  Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah

Masih kata Sugeng, Patroli dialogis oleh Satgas Preventif sebagai upaya menjaga harkamtibmas serta menjamin kelancaran selama proses demokrasi berlangsung khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.

Sugeng menyebut, mengingat ini merupakan hari pertama pasangan calon menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check up yang akan berlangsung di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Baca Juga:  BNN Sita 19,8 Kg Sabu, Kapolda Sulteng: Pentingnya Sinergi Antar Lembaga Berantas Narkoba

“Kendati demikian, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dilaksanakan di Jakarta Pusat. Namun, kita di kewilayahan tidak boleh underestimated dalam mengawal penyelenggaraan pemilu ini,” kata Sugeng.

Sehingga Pemilu 2024 diharapkan dapat terselenggara dengan aman, damai, sejuk, jujur, adil dan berintegritas. Sesuai apa yang diharapkan bapak Sulteng Dr. Agus Nugroho dalam amanatnya saat memimpin apel gelar pasukan, ungkapnya.

Baca Juga:  Pasca Debat Pilgub, Polda Sulteng Ajak Pendukung Tak Terprovokasi Video Ketegangan Ahmad Ali-Cuddy

Masih kata Kasubsatgas Publikasi, selain memantau situasi kamtibmas lanjut Kasubsatgas Publikasi, patroli dialogis tersebut dimanfaatkan untuk menyerap informasi mengenai kamtibmas. Hal ini dalam upaya menjaga kondusifitas selama tahapan pencalonan presiden dan wakil presiden pada pemilu 2024, pungkasnya.

banner

Komentar