Pimpinan Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Dukung Polri Cegah Paham Radikal di Parimo

-News-
oleh

Pondok Pesantren Ittihadul Ummah. (Foto: Istimewa)

Nesia – Program Kepolisian Republik Indonesia (Polri) khususnya dalam menciptakan situasi keamanan mendapat dukungan dari berbagai kalangan.

Salah satunya dari Pondok Pesantren Ittihadul Ummah dipimpin oleh KH. Muhammad Qosim Abdul Madjid seorang tokoh kharismatik di Parimo yang juga seorang Abnaul Al-Khairaat.

Pondok pesantren Ittihadul Ummah siap bersinergi dengan Kepolisian untuk menjaga keamanan serta menangkal penyebaran dan mendukung Satgas Madago Raya.

Baca Juga:  Masa Tenang Pemilu 2024, Polisi Minta Masyarakat Jaga kondusifitas Waspadai Hoax

KH. Muhammad Qosim Abdul Madjid selaku pimpinan ponpes dalam keterangannya mengatakan, keamanan merupakan tanggung jawab bersama olehnya dia mengajak masyarakat untuk mendukung pihak Polri dalam memelihara situasi keamanan tersebut, Jumat (21/7/2023).

Ia juga berharap situasi keamanan saat ini bisa terus terjaga dengan baik dan dengan hadirnya Pondok pesantren Ittihadul Ummah dapat menciptakan generasi muslim yang memiliki nilai nasionalisme dan menghormati antar , ungkapnya.

Baca Juga:  Polri: Keselamatan Anak Tanggung Jawab Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

KH. Muhammad Qosim Abdul Madjid menegaskan, bahwa sangat menolak adanya paham-paham radikal yang dapat mengakibatkan tindakan terorisme dan juga mendukung adanya yang dilakukan oleh Kepolisian, jelasnya.

“Kami sangat menolak adanya paham-paham radikal yang dapat mengakibatkan tindakan terorisme dan memecah belah umat,” pungkasnya.

pondok pesantren  Ittihadul Ummah memiliki cara berpikiran terbuka dan moderat tanpa meninggalkan unsur peran islam, berperilaku atas dasar serta sunnah Rasulullah SAW, disiplin dan kesederhanaan diaplikasikan dilingkunagan pondok, pungkasnya.

banner

Komentar