Pimpinan Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Dukung Polri Cegah Paham Radikal di Parimo

-News-
oleh

Ittihadul Ummah. (Foto: Istimewa)

Nesia – Program Kepolisian Republik Indonesia (Polri) khususnya Polda dalam menciptakan situasi keamanan mendapat dukungan dari berbagai kalangan.

Salah satunya dari Pondok Pesantren Ittihadul Ummah dipimpin oleh KH. Muhammad Qosim Abdul Madjid seorang kharismatik di Parimo yang juga seorang Abnaul Al-Khairaat.

Pondok pesantren Ittihadul Ummah siap bersinergi dengan Kepolisian untuk menjaga keamanan serta menangkal penyebaran radikalisme dan mendukung Madago Raya.

Baca Juga:  Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Satgas Madago Raya Ajak Siswa SD SMP Uweralulu Cintai Tanah Air

KH. Muhammad Qosim Abdul Madjid selaku pimpinan ponpes dalam keterangannya mengatakan, keamanan merupakan tanggung jawab bersama olehnya dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pihak Polri dalam memelihara situasi keamanan tersebut, Jumat (21/7/2023).

Ia juga berharap situasi keamanan saat ini bisa terus terjaga dengan baik dan dengan hadirnya Pondok pesantren Ittihadul Ummah dapat menciptakan generasi muslim yang memiliki dan menghormati kerukunan antar umat beragama, ungkapnya.

Baca Juga:  Wakapolda Sulteng Berikan Pembekalan Kepada 129 Siswa Dikti ba Polri

KH. Muhammad Qosim Abdul Madjid menegaskan, bahwa sangat menolak adanya paham-paham radikal yang dapat mengakibatkan tindakan terorisme dan juga mendukung adanya Madago Raya yang dilakukan oleh Kepolisian, jelasnya.

“Kami sangat menolak adanya paham-paham radikal yang dapat mengakibatkan tindakan terorisme dan memecah belah umat,” pungkasnya.

pondok pesantren  Ittihadul Ummah memiliki cara berpikiran terbuka dan moderat tanpa meninggalkan unsur peran islam, berperilaku atas dasar Al-quran serta sunnah Rasulullah SAW, dan kesederhanaan diaplikasikan dilingkunagan pondok, pungkasnya.

banner

Komentar